Bottom Article Ad

Rabu, 10 Maret 2021

BEBERAPA ISTILAH DALAM PROTOKOL JARINGAN (NETWORK PROTOCOL TERMINOLOGIES)

LAN 

LAN adalah singkatan dari "Local Area Network" dan mengacu pada jaringan yang tidak dapat diakses publik melalui internet. Contohnya adalah jaringan rumah atau kantor.


WAN 

WAN adalah singkatan dari "Wide Area Network" dan umumnya mengacu pada jaringan besar yang tersebar dan, lebih luas lagi, internet.


ISP 

ISP adalah singkatan dari "Internet Service Provider" yang mengacu pada perusahaan yang bertanggung jawab untuk memberi Anda akses ke internet.


NAT 

NAT adalah singkatan dari "Network Address Translation" yang memungkinkan permintaan dari luar jaringan lokal Anda untuk dipetakan ke perangkat dalam jaringan lokal Anda.


Firewall 

Firewall adalah bagian dari perangkat keras atau perangkat lunak yang memberlakukan jenis lalu lintas jaringan apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Ini umumnya dilakukan dengan menetapkan aturan untuk port mana yang harus dapat diakses secara eksternal.


Router 

Router adalah perangkat jaringan yang tujuan utamanya adalah mentransfer data bolak-balik antara jaringan yang berbeda. Perangkat ini memungkinkan permintaan dibuat ke internet dan informasi dikirim kembali ke perangkat di jaringan lokal.


Switch 

Fungsi dasar switch adalah menyediakan akses antar perangkat di jaringan lokal. Contohnya adalah Ethernet Switch.


Network Interface 

Komponen ini memungkinkan Anda menyambung ke jaringan publik atau pribadi. Ini menyediakan perangkat lunak yang diperlukan untuk memanfaatkan perangkat keras jaringan. Contohnya adalah Network Interface Cards (NICs).


Port 

Port adalah lokasi koneksi yang ditentukan secara logis. Port menyediakan titik akhir tujuan untuk komunikasi dan transfer data. Porta berkisar dari 0 hingga 65535.


Packet 

Packet adalah unit dasar data yang ditransfer melalui jaringan. Packet memiliki header yang memberikan informasi tentang paket (sumber, tujuan, dll) dan badan atau muatan yang berisi data aktual yang sedang dikirim.

BUG BOUNTY

✳️ Program bug bounty adalah kesepakatan yang ditawarkan oleh banyak situs web, organisasi, dan pengembang perangkat lunak di mana individu dapat menerima pengakuan dan kompensasi untuk melaporkan bug, terutama yang berkaitan dengan eksploitasi dan kerentanan keamanan.

✳️ Program ini memungkinkan pengembang untuk menemukan dan menyelesaikan bug sebelum masyarakat umum menyadarinya, mencegah insiden penyalahgunaan yang meluas. Program bug bounty telah diimplementasikan oleh banyak organisasi, termasuk Mozilla, Facebook, Yahoo!, Google, Reddit, Square, Microsoft, dan bug bounty Internet.

✳️ Perusahaan di luar industri teknologi, termasuk organisasi tradisional konservatif seperti Departemen Pertahanan Amerika Serikat, sudah mulai menggunakan program bug bounty. Penggunaan program bug bounty oleh Pentagon adalah bagian dari perubahan postur yang telah membuat beberapa Instansi Pemerintah AS berbalik arah dari mengancam white hat hacker dengan jalan hukum menjadi mengundang mereka untuk berpartisipasi sebagai bagian dari kerangka kerja atau kebijakan pengungkapan kerentanan yang komprehensif.


✳️ Singkatnya, Jika Anda melaporkan bug yang valid maka Anda akan diberi harga tunai.

APA ITU BANTALAN REL KERETA API DAN APA TUJUANNYA


Bantalan rel kereta api, juga disebut rel kereta api, rel kereta api atau persimpangan, merupakan komponen rel kereta api yang penting. Umumnya, bantalan rel selalu diletakkan di antara dua rel untuk menjaga ruang pengukur yang benar. Belakangan ini, bantalan beton banyak digunakan, terutama di Eropa dan Asia. Dan di Inggris, ikatan baja adalah hal biasa. Selain itu, pengikat komposit plastik juga digunakan dalam transportasi rel kereta api.

Fungsi bantalan dalam pekerjaan kereta api adalah sebagai berikut :

(i) Fungsi utama bantalan rel kereta api adalah untuk mencengkeram rel, untuk mengukur dan mendistribusikan beban rel ke pemberat dengan tekanan induksi yang dapat diterima.

(ii) Fungsi lain dari sebuah bantalan rel kereta api adalah untuk menghindari pergerakan lintasan longitudinal dan lateral.

(iii) Ini juga membantu untuk meningkatkan garis dan tingkat rel yang benar.

APA ITU SISTEM ANTI DRONE


Sistem anti drone digunakan untuk mendeteksi dan atau mencegat drone yang tidak diinginkan dan kendaraan udara tak berawak (UAV). Drone yang bermusuhan dapat digunakan untuk menyebarkan bahan peledak, menyelundupkan barang selundupan atau mengumpulkan intelijen pada aset sensitif, dan penyebaran UAV berbiaya rendah telah menyebabkan peningkatan insiden. 

Teknologi anti drone dikerahkan untuk melindungi area seperti bandara, infrastruktur kritis, ruang publik yang besar seperti stadion, dan instalasi militer serta situs medan perang.

Sistem radar anti drone modern dapat menggunakan berbagai teknologi radar, termasuk ESA (electronically scanned array), staring radar, dan micro-Doppler, tergantung pada persyaratan untuk jangkauan, ukuran zona perlindungan, jumlah target simultan untuk dilacak, dan kemampuan untuk melacak, menangani kekacauan lingkungan. 

Mereka menyediakan pelacakan wilayah udara 3D dan menggunakan teknik pemrosesan sinyal canggih untuk mendeteksi dan mengidentifikasi drone secara akurat. Karena setiap metode deteksi memiliki kelebihan dan kekurangan, sistem anti-drone multi-sensor akan menggabungkan jenis sensor yang berbeda bersama dengan algoritma fusi sensor untuk memberikan solusi terintegrasi yang lengkap.

APA ITU MAMOGRAFI ATAU MAMOGRAM



Mamogram adalah gambar rontgen payudara. Ini dapat digunakan untuk memeriksa kanker payudara pada wanita yang tidak memiliki tanda atau gejala penyakit. Ini juga dapat digunakan jika Anda memiliki benjolan atau tanda kanker payudara lainnya.

Mamografi skrining adalah jenis mamogram yang memeriksa Anda saat Anda tidak memiliki gejala. Ini dapat membantu mengurangi jumlah kematian akibat kanker payudara di antara wanita berusia 40 hingga 70 tahun. Namun, ada juga kekurangannya. Mammogram terkadang dapat menemukan sesuatu yang terlihat tidak normal tetapi bukan kanker. Ini mengarah pada pengujian lebih lanjut dan dapat menyebabkan Anda cemas. Kadang-kadang mamogram bisa melewatkan kanker saat kanker itu ada. Itu juga membuat Anda terpapar radiasi. Anda harus berbicara dengan dokter Anda tentang keuntungan dan kerugian mamogram. Bersama-sama, Anda dapat memutuskan kapan harus memulai dan seberapa sering melakukan mammogram. Mammogram juga direkomendasikan untuk wanita yang lebih muda yang memiliki gejala kanker payudara atau yang memiliki risiko penyakit yang tinggi.

Jika Anda memiliki mammogram, Anda berdiri di depan mesin sinar-X. Orang yang melakukan rontgen menempatkan payudara Anda di antara dua pelat plastik. Piring menekan payudara Anda dan membuatnya rata. Ini mungkin tidak nyaman, tetapi membantu mendapatkan gambaran yang jelas.

APA ITU MONOREL DAN BAGAIMANA CARA KERJANYA

 



Monorel adalah sistem transportasi berbasis rel yang didasarkan pada rel tunggal, yang bertindak sebagai satu-satunya penopang dan jalur pemandunya. Istilah ini juga digunakan secara beragam untuk menggambarkan balok sistem, atau kendaraan yang berjalan di atas balok atau trek tersebut. Monorel telah ada sejak tahun 1800-an, tetapi baru benar-benar menjadi perhatian publik pada tahun 1950-an ketika Walt Disney memasang satu di taman hiburan barunya: Disneyland, California

Monorel modern didasarkan pada satu balok padat yang menopang dan memandu kereta; gerbong-gerbong tersebut tergantung di bawah rel, atau duduk di atas, dengan roda-rodanya mengangkangi listrik, yang diangkut pada 'rel ketiga' baik di dalam, atau terhubung ke, balok utama. Sepatu konduktif di gerbong kemudian mengirimkan arus ke kereta. Desain straddle-beam adalah yang paling banyak digunakan. Gerbong memiliki ban karet pneumatik, yang melaju di sepanjang bagian atas balok berbentuk 'I'.

Nyatanya, monorel adalah salah satu bentuk transportasi teraman. Jalur layang meminimalkan interaksi dengan lalu lintas dan pejalan kaki, menghilangkan perlunya penyeberangan, dan tergelincir sangat jarang. Mereka juga hemat energi dan ban karetnya menghasilkan sinar. Mereka biasanya didukung oleh inversi sederhana dari monorel straddle, jauh lebih sedikit polusi suara daripada roda logam kereta konvensional.

Selasa, 20 Oktober 2020

PANTAS SAJA ORANG YANG KERJANYA BERAKSI DI DEPAN KAMERA DIBAYAR MAHAL



Dulu saya sering merasa heran, mengapa para selebritis yang kerjanya cuma mondar-mandir dan senyam-senyum di depan kamera dibayar mahal. Penghasilan mereka begitu fantastis. Gaji mereka bahkan sudah dihitung berdasarkan hitungan detik atau menit, bukan lagi berdasarkan hitungan jam.  

Bayangkan saja, penghasilan seorang Raffi Ahmad sebagai presenter adalah 150 juta rupiah per episode-nya. Itu sama dengan gaji saya sebagai guru selama 3 tahun. Gila memang. Tapi itulah kenyataannya. 

Namun setelah mengikuti kegiatan PembaTIK Tahun 2020 yang salah satu tujuan akhirnya adalah pemilihan Duta Rumah Belajar (DRB), barulah saya mengerti mengapa aksi para selebritis di depan kamera itu dibayar begitu mahal.

Kegiatan PembaTIK Tahun 2020 adalah sebuah pelatihan bagi para guru yang mengedepankan pembelajaran berbasis TIK. Meskipun kegiatannya dilakukan secara daring karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, tapi jadwal kegiatannya sangat padat. Tenaga ekstra karena harus menyelesaikan tugas tepat waktu sangat diperlukan di tengah-tengah kegiatan lain di luar kegiatan PembaTIK Tahun 2020. Pemikiran yang selalu fresh dan penuh konsentrasi sangat dibutuhkan di antara masalah-masalah lain di luar permasalahan tugas PembaTIK Tahun 2020.

Ibarat seorang selebritis, orang yang menonton hanya tahu dan peduli siapa dia di depan kamera tanpa mau tahu dan tidak peduli siapa dia setelah kamera dimatikan. Begitu juga halnya kegiatan PembaTIK Tahun 2020, terutama pada level 4 yang merupakan level berbagi. 

Seorang peserta PembaTIK level 4 harus tampil bak seorang selebritis yang selalu tampil manis di depan kamera. Penampilan peserta PembaTIK level 4 dituntut harus selalu baik dan siap tampil setiap waktu di depan kamera saat melakukan kegiatan tatap maya. 

Dan yang paling berat bagi saya selama mengikuti kegiatan PembaTIK level 4 ini adalah beraksi di depan kamera saat pembuatan vlog. Padahal dalam vlog yang durasinya cuma 6 menit itu, penampakan wajah saya tidak sampai 2 menit. 

Namun perekaman adegan yang 2 menit tersebut memakan waktu hingga 2 minggu dengan pengambilan adegan yang berulang-ulang hingga puluhan kali. Total ada 33 kali pengambilan adegan selain beberapa video yang saya hapus karena terlalu jelek tampilannya.

Dan ini adalah salah satu adegan lucu dan bodoh yang terjadi saat perekaman adegan pembuatan vlog.


Sempat hampir putus asa karena merasa tidak sanggup lagi menyelesaikan pembuatan vlog. Tapi saya selalu teringat ucapan Ibu Irayuni Sari (DRB Provinsi Aceh Tahun 2019) di awal pembukaan PembaTIK level 4 yang mengatakan : "Jangan menghentikan sesuatu yang sudah dimulai". Kata-kata Ibu Irayuni Sari tersebut membangkitkan semangat saya untuk kembali beraksi di depan kamera. 

Dan tiga hari menjelang batas deadline pengumpulan tugas akhirnya vlog tersebut dapat saya selesaikan setelah dua malam berturut-turut harus begadang menyelesaikan tugas penting PembaTIK Level 4 tersebut.

Bersyukur kepada Allah Swt dan terima kasih kepada Ibu Irayuni Sari yang telah menjadi motivator saya, sehingga saya mampu menyelesaikan tugas PembaTIK Level 4 Tahun 2020 ini. Alhamdulillah, sampai tanggal 20 Oktober 2020 pukul 21.00 WIB vlog saya sudah ditonton sebanyak 90 kali ditonton di channel YouTube setelah diunggah sejak 2 hari 6 jam yang lalu.

Ini adalah tampilan vlog di YouTube yang sudah disukai oleh 35 orang tersebut.

https://youtu.be/oEr8jkz04fU

#PusdatinKemendikbud 

#PembaTIK2020 

#DutaRumahBelajar2020

#RumahBelajar2020 

#BerbagiTIK


Senin, 19 Oktober 2020

Contoh RPP Yang Mengintegrasikan Konferensi Video ke Dalam Aktivitas Belajar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

Nama Sekolah                  :    SMP Negeri 1 Indra Makmu

Mata Pelajaran                 :    Matematika

Materi                               :    Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar

Kelas/Semester/TP.         :    IX/2

Alokasi Waktu                  :    2 JP (1 x Pertemuan)

 

Kompetensi Dasar

3.6   Menjelaskan dan menentukan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar

4.6   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kesebangunan dan kekongruenan antar

        bangun datar

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar
  2. Siswa dapat menentukan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar
  3. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar.

 Materi Pembelajaran

 Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar

 Pendekatan, Model, Metode, dan Media Belajar

  1. Pendekatan belajar : Student Centered Approach/Saintifik
  2. Model Belajar             : Discovery Based Learning
  3. Metode Belajar : Daring Metode Web Based Learning
  4. Media Belajar             : Whats Apps, Google Classroom, Google Meet, Google Form

Alat, Bahan, dan Media Belajar :

  1. Laptop
  2. Handphone
  3. Buku Pegangan
  4. Alat tulis dan kertas

Kegiatan Pembelajaran

A. Kegiatan Pembuka

  1. Guru memastikan aplikasi google classroom, google form dan Whats App sudah terinstal.
  2. Melalui aplikasi Google Meet guru menyampaikan salam dan mengajak peserta didik berdoa agar kegiatan belajar pada hari ini diberi kelancaran.
  3. Guru memastikan siswa hadir tepat waktu dan terlihat di layar dalam keadaan sehat dan telah siap dengan buku tulis , alat tulis , dan sarana headset.
  4. Guru mengarahkan peserta didik untuk masuk ke google classroom untuk mengabsensi kehadiran peserta didik melalui presensi google form yang telah di siapkan.
  5. Pada google classroom guru membagikan link presensi google form dan menyuruh peserta didik untuk mengisi form
  6. Guru memberikan semangat dan berpesan agar peserta didik tetap menjaga kesehatan serta pentingnya menjalankan protokol kesehatan selama pandemic Covid-19 (memakai masker, sering mencuci tangan dan selalu menjaga jarak).
B. Kegiatan Utama
  1. Melalui aplikasi google meet guru memberikan stimulus dengan mengulas kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  2. Guru men-share materi belajar berupa link konten video Portal Rumah Belajar :
  3. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/#!/Content/Home/Details/3e46e1d2f4e2490f8919bcc1e6dbc8e2
  4. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/#!/Content/Home/Details/3e46e1d2f4e2490f8919bcc1e6dbc8e2
  5. Guru menanyakan hal-hal yang belum dipahami peserta didik sehubungan dengan link video yang sudah di-
  6. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami materi secara menyeluruh dan mendiskusikannya lewat grup WA kelas.
  7. Guru memberikan link LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dengan batasan waktu pengerjaan 3 hari terhitung sejak kegiatan pembelajaran dan menyuruh peserta didik menguploadnya melalui google classroom.
Kegiatan Penutup
  1. Peserta didik bersama-sama dengan guru membuat kesimpulan perihal materi kesebangunan dan kekongruenan bangun datar.
  2. Guru memberikan penghargaan kepada siswa yangg aktif di dalam berdiskusi.
  3. Guru mengingatkan perserta didik untuk mengerjakan dan menyelesaikan LKPD tepat waktu.

                                                                                               Aceh Timur, 19 Oktober 2020

            Mengetahui

         Kepala Sekolah                                                                     Guru Mata Pelajaran

 

 

        Sulaiman, S. Pd                                                                     Jepri Sihombing, S. Pd

        NIP. 19710702 199801 1 001                                           NIP. 19770412 200604 1 003

LIKA LIKU KEGIATAN LIVE STREAMING SOSIALISASI PORTAL RUMAH BELAJAR

 

Salah satu tugas penting yang harus diselesaikan dalam kegiatan Pembatik Level 4 yang merupakan level berbagi adalah melakukan sosialisasi Portal Rumah Belajar melalui kegiatan tatap maya. Dalam kegiatan tatap maya tersebut, para peserta dituntut mampu membuat seminar, workshop, atau pun pelatihan melalui aplikasi video conference.

Tidak terkecuali penulis. Penulis yang merupakan salah satu peserta Pembatik Level 4 Tahun 2020 juga membuat kegiatan tatap maya untuk mensosialisasikan Portal Rumah Belajar. Berbagai macam aplikasi video conference penulis gunakan dalam kegiatan tatap maya ini. Izinkan saya menceritakan suka duka saya saat melakukan live streaming dalam mensosialisasikan Portal Rumah Belajar.

1. Aplikasi online Stream Yard

Kegiatan Tatap Maya "Malam Mingguan di Portal Rumah Belajar" dengan  aplikasi streamyard yang siarannya live di Facebook dan Youtube ini berjalan lancar meskipun ada sedikit kendala saat live streaming sedang berlangsung. 

Judul live streaming yang dilaksanakan pada Sabtu malam tanggal 3 Oktober 2020 ini mengambil tema "Berkenalan Dengan Fitur-fitur Utama dan Fitur Tambahan di Halaman Portal Rumah Belajar." Dimulai tepat pukul 20.00 WIB dan berlangsung selama lebih kurang 30 menit. 

Live streaming Malam Mingguan di Portal Rumah Belajar ini hanya ditonton oleh 51 orang responden. Ini hasil yang bagus untuk seorang pemula, menurutku. 


2.  Aplikasi Google Meet

"Rabu Seru di Portal Rumah Belajar" merupakan tema kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 30 September 2020 melalui aplikasi Google Meet. 

Kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar yang berjudul "Mengenal Lebih Jauh Portal Rumah Belajar" ini diikuti oleh 66 orang responden dan berlangsung selama lebih kurang 30 menit.

3. Aplikasi OBS Studio

Ada dua tema kegiatan yang dilakukan dengan aplikasi OBS Studio ini, yaitu :

a. Malam Mingguan di Portal Rumah Belajar dengan judul Cara Mengakses dan Mengunduh  Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar. 

Acaranya live streaming  di Youtube yang  disaksikan oleh 45 orang penonton serentak dan disukai oleh 25 orang. Sedangkan tayangan ulangnya di Youtube ditonton oleh 20 orang pemirsa.

b. Rabu Seru di Portal Rumah Belajar dengan judul yang sama yaitu Cara Mengakses dan Mengunduh Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar. 

Acaranya juga live streaming di Youtube dan disaksikan oleh 62 orang penonton serentak dan disukai oleh 20 orang. Tayangan ulangnya ditonton oleh 29 orang pemirsa di Youtube.


Banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan live streaming ini terutama bagi saya sendiri sebagai pencetus ide dan pelaksana kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar ini, antara lain :

  1. Saya menjadi lebih tahu cara menggunakan aplikasi video conference dari sebelumnya saya tidak begitu tahu cara menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.
  2. Saya menjadi mengerti kelebihan dan kekurangan masing-masing aplikasi. Misalnya, Google Meet memiliki kelebihan : pemateri dapat berinteraksi langsung dengan peserta kegiatan melalui suara dan gambar, sedangkan OBS Studio memiliki kelebihan : pemateri hanya dapat berinteraksi langsung melalui fitur chat atau obrolan lewat tulisan saat kegiatan sedang berlangsung.

Kendala utama yang saya hadapi saat melakukan sosialisasi melalui aplikasi video conference adalah suara dan gambar yang tidak lancar. Hal ini disebabkan oleh jaringan internet yang tidak stabil. Maklum, saya berdomisili di daerah yang kebetulan jaringan internetnya belum stabil.

Meskipun banyak kendala yang saya hadapi dalam kegiatan sosialisasi ini, tapi saya sudah berencana akan terus melakukan kegiatan serupa di masa yang akan datang meskipun tidak terpilih menjadi Duta Rumah Belajar Tahun 2020. Karena menurut saya, Portal Rumah Belajar itu sangat bermanfaat dan perlu digunakan oleh siapapun yang berkepentingan dengan dunia pendidikan.

Dan harapan saya kepada pihak yang berwenang agar dapat menyediakan jaringan internet yang lebih stabil di samping juga menyediakan biaya internet yang murah dan terjangkau oleh siapa saja terutama bagi para guru dan siswa.

#PusdatinKemendikbud 

#PembaTIK2020 

#DutaRumahBelajar2020

#RumahBelajar2020 

#BerbagiTIK

Minggu, 18 Oktober 2020

SOLUSI JITU PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN "GRATIS" BAGI GURU DI MASA PENDEMI COVID-19


 

Pandemi Covid-19 yang merebak di seluruh dunia telah menghentikan banyak aktivitas kehidupan manusia. Segala jenis profesi dan pekerjaan terkena imbas negatif dari pandemi ini. Tidak terkecuali profesi guru. Bukan hanya dalam aktivitas belajar mengajar di sekolah, tapi di bidang pengembangan diri juga sangat terbatas dan bahkan terhenti sama sekali.

Pengembangan diri atau biasa disebut dengan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (selanjutnya disingkat dengan PKB) adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh seorang guru demi untuk meningkatkan keprofesionalannya. Bukan hanya demi untuk menambah angka kredit pengusulan kenaikan pangkat namun juga untuk menambah keterampilan dan pengalaman mengajarnya.

Di masa sebelum pandemi Covid-19 merebak, kegiatan PKB biasanya dilakukan dengan cara tatap muka. Hampir setiap saat PKB dilaksanakan, baik yang difasilitasi oleh pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan yang memang wajib melatih dan mengembangkan kemampuan guru maupun institusi-institusi lain yang berkepentingan dengan pengembangan keprofesionalan guru. 

Namun setelah pandemi Covid-19 merebak, nyaris tidak ada lagi kegiatan PKB yang dilaksanakan karena pemerintah membatasi segala kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam suatu waktu dan tempat kegiatan. Alhasil, guru tidak lagi bisa mengembangkan keprofesionalannya. 

Tapi kemajuan teknologi komunikasi ternyata tidak mampu membatasi olah pikir manusia untuk membuat sesuatu yang baru. Kegiatan PKB tidak melulu harus dilakukan secara tatap muka. Kegiatan PKB juga bisa dilaksanakan secara tatap maya alias dalam jaringan (daring) dengan memanfaatkan berbagai macam aplikasi room meeting.

Sayangnya, hampir semua kegiatan PKB tatap maya itu sifatnya berbayar karena pihak penyelenggaranya adalah orang per orang atau institusi dan organisasi yang sepertinya sengaja memanfaatkan keadaan pandemi Covid-19 untuk meraih keuntungan pribadi. Tidak sedikit guru yang "terpaksa" mendaftar dan mengikuti kegiatan PKB berbayar tersebut.

Apakah ada kegiatan PKB yang gratis alias tidak berbayar? Tentu saja ada.

Melalui Portal Rumah Belajar milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah memfasilitasi guru-guru yang ingin mengikuti Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan secara gratis. Karena kegiatan PKB di Portal Rumah Belajar ini disediakan oleh pemerintah maka kualitasnya tentu saja tidak usah diragukan lagi. 

Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan adalah nama fitur layanan PKB yang tersedia di Portal Rumah Belajar. Fitur ini sangat penting dan bermanfaat di masa pandemi Covid-19 ini, dimana pelaksanaan PKB tidak mungkin dilaksanakan secara tatap muka. Tidak hanya bagi para guru yang membutuhkan PKB demi kemajuan karirnya sebagai guru. Dinas pendidikan dan lembaga-lembaga pendidikan di daerah-daerah juga bisa memanfaatkan fitur layanan PKB ini. Karena selain gratis, fitur layanan di Portal Rumah Belajar ini sudah dijamin kualitasnya. Dinas pendidikan dapat menganjurkan para guru dan sekolah-sekolah yang berada di bawah binaannya untuk dapat memanfaatkan fitur gratis dan berkualitas ini.

Bagaimana cara mengakses fitur layanan PKB yang sangat bagus ini? Berikut langkah-langkahnya.

1. Mengakses situr Portal Rumah Belajar di situs : https://belajar.kemdikbud.go.id/

2. Setelah masuk ke halaman utama, cari fitur PKB di bagian Fitur Pendukung yang berada di bagian bawah Fitur Utama dan klik fitur PKB tersebut.

3. Setelah masuk ke halaman utama Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan kita akan bisa melihat daftar pendidikan dan pelatihan yang berhubungan dengan pengembangan profesionalisme guru. Kita bebas memilih jenis pelatihan apa saja yang tersedia di fitur PKB tersebut.

4.  Namun sebelum mengikuti salah satu PKB, kita harus Registrasi Akun dulu bagi yang belum pernah registrasi dengan cara meng-klik tulisan Daftar yang terdapat di bagian atas halaman situs.

5. Akan muncul dua pilihan pekerjaan :  Guru dan Non Guru.

6. Isi semua data yang diminta pada form pendaftaran dan klik "kirimkan" jika sudah selesai melengkapi form registrasi.

7. Setelah pendaftaran dikonfirmasi maka kita sudah bisa memilih dan mendaftar pada salah satu atau beberapa jenis pelatihan yang tersedia di fitur PKB tersebut. 

Ternyata sebegitu mudahnya mengikuti kegiatan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan secara tatap maya atau daring di Portal Rumah Belajar. Sudah gratis, gampang pula cara mendaftarnya.

Bagi siapa saja, terutama dinas pendidikan dan  para guru yang memang diwajibkan mengembangkan keprofesionalannya secara berkelanjutan, layak dan perlu mengikuti kegiatan PKB yang ada di Portal Rumah Belajar ini. Fitur PKB ini merupakan solusi yang sangat tepat bagi para guru yang ingin mengikuti kegiatan PKB secara gratis namun kualitasnya terjamin.

#PusdatinKemendikbud 

#PembaTIK2020 

#DutaRumahBelajar2020 

#RumahBelajar2020 

#BerbagiTIK

Rabu, 07 Oktober 2020

Di Antara Padatnya Jadwal PembaTIK Level 4

Sudah lama tidak merasakan bekerja di bawah tekanan deadline. 

Jadwal PembaTIK Level 4 yang padat dan menguras tenaga serta pikiran saja sudah hampir membuatku menyerah. Membuat video, menulis di blog, menyelesaikan tugas di modul, dan sosialisasi Portal Rumah Belajar, benar-benar harus bisa diselesaikan secara bersamaan sebelum deadline-nya tiba.

Berburu dengan waktu, berlomba dengan pikiran, dan berkejar-kejaran dengan tenaga yang harus tetap stamina.

Di tengah-tengah kesibukan itulah tiba-tiba saja bapakku meninggal dunia. Untung saja kejadian meninggalnya di saat jadwal kegiatan PembaTIK Level 4 tidak sedang padat.

Dan hari ini, Rabu, 7 Oktober 2020 kembali aku harus melinggalkan sejenak kegiatan PembaTIK Level 4 karena "dipaksa" mengikuti kegiatan Seleksi Guru Teladan tingkat Kabupaten Aceh Timur.

Mengapa "dipaksa?" Karena pemberitahuannya di hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2024. Hanya diberi waktu 3 hari untuk mempersiapkan semua berkas yang diperlukan untuk mengikuti lomba guru teladan tersebut. 

Dalam waktu 3 hari, aku harus menyusun portofolio, membuat PKG, menyiapkan RPP, dan menulis best practice. Waduh... waduh... benar-benar membuat pusing. Terpaksa kegiatan PembaTIK Level 4 harus kutunda dulu. 

Yang paling susah itu ketika menulis best practice. Kurang dari 36 jam menuju hari H, aku belum dapat ide yang tepat untuk tema dan judul best practice-nya. Di saat 30 jam lagi menuju hari H, alhamdulilah tiba-tiba muncul sebuah ide di pikiranku. Tanpa menunggu lama lagi, langsung saja kutuangkan ide itu di atas tuts laptop. Wow, amazing! Kurang dari 6 jam menuju hari-H, selesai juga barang itu kutulis. 

Eh, begitu sudah selesai diprint dan diberi sampul yang rapi ternyata ada kesalahan di bagian daftar isi. Betul betul shock aku.  Mau merevisi rasanya sudah tidak bergairah lagi menyalakan laptop. Kalaupun misalnya laptop dinyalakan, otak sudah tidak sanggup lagi untuk berpikir. Kondisi badan juga sudah nge-drop karena sudah tiga hari tiga malam kurang tidur.

Benar-benar down. Kalau dipaksakan untuk membuka laptop, aku takut besok paginya pada hari-H, aku tak sanggup bangun lagi. Akhirnya kuambil tipe-x, kuhapus bagian yang salah, dan kuperbaiki dengan tinta pulpen. Entah apalah jadinya nanti, terserah tim penilai saja.
Hari ini, di tengah kondisi badan yang belum fit, aku bangun pagi dengan semangat yang masih tersisa. Setelah sholat subuh, sarapan, mandi, dan berpakaian, aku melangkah dengan bismillah. Semoga Allah memberikan hasil terbaik untukku hari ini.

#MerdekaBelajar
#PortalRumahBelajar
#Pembatik2020
#PembatikLevel4

Kamis, 01 Oktober 2020

ASYIKNYA BELAJAR DI KELAS MAYA


Pandemi Covid-19 yang melanda hampir semua negara di dunia telah membuat roda kehidupan manusia seakan-akan berhenti berputar. Hampir seluruh sektor kehidupan terkena imbas negatif dari wabah yang berasal dari Cina ini. Tidak terkecuali sektor pendidikan.

Khususnya di Indonesia, pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan belajar tatap muka di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat PAUD/TK sampai dengan tingkat perguruan tinggi.

Salah satu kebijakan tersebut adalah penerapan belajar dari rumah (BDR). Pelaksanaan belajar dari rumah tentu tidak semudah yang dibayangkan karena harus didukung oleh peralatan, infrastruktur, dan keahlian yang mendukung pelaksanaan belajar dari rumah. Peralatan yang diperlukan dalam pelaksanaan belajar dari rumah antara lain : komputer atau laptop dan smartphone. Sedangkan infrastruktur yang harus disediakan antara lain adalah akses internet yang murah dan stabil. Adapun keahlian yang harus dimiliki oleh guru dan siswa adalah kemampuan dalam mengoperasikan peralatan dan aplikasi pendukung belajar dari rumah.

Selain dari semua yang telah disebutkan di atas terkait dengan pelaksanaan belajar dari rumah, ada satu hal penting lagi yang harus tersedia yaitu aplikasi kelas virtual sebagai tempat guru dan siswa berinteraksi saat melakukan kegiatan belajar dari rumah. Tentu saja banyak aplikasi kelas virtual yang bisa digunakan oleh guru dan siswa, baik yang berbayar maupun yang gratis. Contohnya google classroom dan microsoft teams. 

Pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan sebenarnya telah lama membuat sebuah aplikasi kelas virtual yang dijadikan sebagai salah fitur utama di laman website portal rumah belajarFitur kelas virtual yang terintegrasi di dalam portal rumah belajar tersebut dinamakan Kelas Maya.

Kelebihan Fitur Kelas Maya

Kelebihan fitur ini dibandingkan dengan aplikasi kelas virtual lain adalah selain gratis juga cara penggunaannya yang gampang.

Selain itu, karena fitur Kelas Maya merupakan bagian dari portal rumah belajar dimana portal rumah belajar sendiri menyediakan banyak fitur lain seperti sumber belajarlaboratorium mayadan bank soal, guru tidak perlu lagi mencari sumber belajar atau pun sumber soal latihan di tempat lain. Guru cukup membuka portal rumah belajar dan semua yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran sudah tersedia disana.

Kelebihan fitur Kelas Maya beserta fitur-fitur lain di portal rumah belajar adalah ibarat seseorang yang sedang melakukan perjalanan jauh dan melelahkan. Dan tiba-tiba saja dia menemukan sebuah oase yang subur. Ia pun mampir untuk beristirahat. Setelah cukup beristirahat perutnya terasa lapar. Lalu datanglah seseorang yang mengantarkan makanan dan minuman. Setelah menyantap makanan sampai kenyang rasa kantuknya pun datang. Lalu datang lagi seseorang yang memberinya kasur dan bantal. Semua yang dibutuhkannya ada di dalam satu tempat dan waktu. Asyik, bukan?

Cara Menggunakan Fitur Kelas Maya

Sudah mulai terbayang bagaimana asyiknya belajar menggunakan fitur Kelas Maya, bukan? Nah, sekarang kita akan mencoba bagaimana mudahnya menggunakan fitur Kelas Maya ini. Bisa digunakan di laptop maupun di smartphone. 

1. Buka browser (google chrome, firefox, atau pun browser lain).

2. Ketik di pencarian : belajar.kemdikbud.go.id

3. Setelah masuk ke halaman awal, lakukan pendaftaran atau langsung saja masuk jika sebelumnya sudah memiliki akun.

4. Setelah berhasil masuk, scroll ke bagian bawah halaman dan cari fitur Kelas Maya. Di bagian fitur Kelas Maya tersebut klik tulisan coba sekarang.

5. Selanjutnya kita akan dibawa masuk ke halaman awal fitur Kelas Maya.

6. Di bagian atas halaman klik daftar

7. Akan muncul tiga pilihan :

a. Daftar Sebagai Penyelenggara jika kita bermaksud mendaftar sebagai admin atau sekolah penyelenggara kelas virtual.

b. Jika sekolah kita sudah terdaftar sebagai penyelenggara maka pilih Daftar Sebagai Guru jika ingin mendaftar sebagai guru atau,

c. Daftar Sebagai Siswa jika ingin mendaftar sebagai siswa. 

8. Jika sudah pernah mendaftar sebelumnya langsung saja klik login.

Cukup gampang, bukan? Dan tentu saja asyik dan menyenangkan.

Pengalaman Penulis Dalam Menggunakan Fitur Kelas Maya

Pengalaman penulis sebagai guru saat menggunakan fitur Kelas Maya di Portal Rumah Belajar sangat mudah dan memudahkan guru dalam melakukan aktivitas belajar dari rumah.

Misalnya saat membutuhkan sumber belajar yang akan digunakan sebagai materi pembelajaran, penulis cukup mencari konten video pembelajaran yang ada di dalam fitur Sumber Belajar dan meng-copy link-nya dan mentautkannya ke dalam bagian materi pelajaran. Kalau di sumber belajar tidak tersedia konten yang berkenaan dengan materi yang mau diajarkan maka penulis akan mencarinya di situs lain dan kemudian mentautkan link-nya ke dalam materi pelajaran.

Begitu juga saat membuat soal latihan, penulis mencarinya di fitur Bank Soal. Kalau tidak ada, barulah penulis mencarinya di tempat lain atau penulis membuatnya sendiri.

Siswa yang sudah mengerjakan soal latihan atau ujian dapat langsung dilihat nilainya. Kehadiran siswa juga bisa dipantau oleh guru di bagian aktivitas siswa. Dengan begitu guru mengetahui siapa saja siswa yang sudah mempelajari materi atau sudah mengerjakan soal latihan.

Pokoknya asyiklah. Sekolah, guru, dan siswa sangat dimudahkan dalam melakukan pembelajaran. Harapan penulis, para pembaca harus mencoba asyiknya belajar di Kelas Maya ini. 

Selasa, 22 September 2020

PORTAL RUMAH BELAJAR : Sumber Bahan Ajar Lengkap dan Terpercaya Bagi Guru di Masa Pandemi Covid-19

 


Saat ini seluruh dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Tidak terkecuali Indonesia. Dan pandemi ini telah memberi perubahan yang besar pada kehidupan manusia. Perubahan itu hampir terjadi di semua bagian aktivitas kehidupan manusia. Mulai dari aktivitas bekerja sampai aktivitas menjaga kesehatan. 

Dunia pendidikan juga tidak luput dari perubahan yang diakibatkan oleh Covid-19 itu. Perubahan yang tampak jelas adalah dari cara belajar yang biasanya selalu dilakukan melalui tatap muka namun sekarang ini sebagian besar dilakukan melalui tatap maya.

Dalam melakukan kegiatan belajar tatap maya, guru harus mampu menguasai cara mengoperasikan berbagai jenis perangkat TIK yang diperlukan dalam pembelajaran tatap maya, misalnya komputer, laptop, dan smartphone. Di samping harus mampu menguasai perangkat TIK, guru juga harus mampu menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran tatap maya. Aplikasi pembelajaran tatap maya terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain : 

1. Aplikasi media conference, misalnya : zoom dan google meet.

2. Aplikasi absen online, misalnya : google form.

3. Aplikasi chat, misalnya : whatsapp dan telegram.

4. Aplikasi share, misalnya : youtube dan facebook.

Selain perangkat TIK dan aplikasi pembelajaran, yang tidak kalah pentingya adalah guru harus mampu mencari bahan ajar dari sumber yang lengkap dan terpercaya. Tentu saja banyak sumber belajar yang tersedia di berbagai web, baik itu berasal dari sumber perseorangan maupun organisasi tertentu. Walaupun semuanya bagus dan menarik untuk disajikan kepada siswa tapi alangkah baiknya guru mengambil bahan ajarnya dari situs yang aman dan terpercaya.

Sehubungan dengan itulah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat sebuah situs atau laman web yang memuat berbagai macam layanan kebutuhan bahan ajar, termasuklah sumber bahan ajar yang bagus dan sangat menarik untuk disajikan kepada siswa. 

Laman web atau situs tersebut adalah Portal Rumah Belajar



Portal Rumah Belajar Kemdikbud menyediakan berbagai macam fitur layanan pendidikan yang dibutuhkan oleh guru, antara lain :
Fitur Sumber belajar ini menyediakan berbagai macam konten pembelajaran, baik yang berupa video, web, audio, maupun media interaktif. Jenjang kelasnya juga lengkap, mulai dari TK/PAUD          sampai perguruan tinggi. Selain sebagai sumber bahan ajar, guru juga dapat mengupload bahan ajar sendiri ke fitur ini setelah mendaftar atau login.
Fitur ini adalah layanan pendidikan yang bisa dimanfaatkan oleh guru untuk membuat kelas pembelajaran layaknya pembelajaran tatap muka. 
Fitur Bank Soal merupakan fitur layanan yang menyediakan berbagai jenis soal yang dapat diunduh dan digunakan sebagai soal ujian untuk siswa. Selain mengunduh soal, guru juga dapat mengupload soal sendiri agar dapat digunakan oleh guru lain yang mengakses fitur Bank Soal ini.
Fitur ini sangat cocok bagi guru yang mengampu pelajaran IPA di masa pandemi Covid-19 yang tidak mungkin melakukan kegiatan percobaan di ruang laboratorium sekolah. 

Selain keempat fitur utama di atas, Portal Rumah Belajar Kemdikbud juga menyediakan berbagai macam fitur layanan lainnya, seperti : Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik, Wahana Jelajah Angkasa, Karya Bahasa dan Sastra, Edugame, dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

#MerdekaBelajar
#Pembatik2020
#RumahBelajar


 

Jumat, 18 September 2020

PERJALANAN PANJANG PENUH TANTANGAN (SEBUAH CERITA TENTANG KEIKUTSERTAAN DI PEMBATIK 2020)

 BAGIAN 2

PEMBATIK LEVEL 2


Pelatihan Pembatik Level 2 Tahun 2020 adalah level Implementasi yang artinya peserta Pembatik harus mampu mengimplementasikan atau menerapkan ilmu yang telah dipelajari pada Pembatik level 1 yang merupakan level Literasi.

Jumlah peserta pelatihan Pembatik level 2 mencapai 13.349 orang yang terdiri dari 30 gelombang pelatihan. Peserta terbanyak masih berasal dari Jawa Timur yaitu 2252 orang. Sedangkan peserta paling sedikit berasal dari provinsi Gorontalo sebanyak 42 orang. 

Itu artinya dari peserta pelatihan Pembatik level 1 yang berjumlah 71.492 orang hanya 19 persen yang lulus ke level 2. Mengerikan, bukan? Tidak sampai setengahnya. Hal ini juga menandakan bahwa pelatihan Pembatik 2020 ini bukan pelatihan main-main. Peserta yang lulus di tiap levelnya benar-benar diseleksi dengan ketat.

Adapun provinsi Aceh, dari 3709 orang peserta Pembatik level 1 hanya 402 orang yang lanjut ke level 2 atau sekitar 11 persen. Hmm... ini luar biasa. 

Apa saja kegiatan pelatihan yang dilakukan di Pembatik level 2 ini? Banyak, sama seperti di level 1. Mengunduh modul dan mempelajarinya, mengerjakan kuis dan tugas, dan mengikuti ujian akhir. Gampang sekali, bukan? Tapi, ada tapinya nih. Ada satu tugas tambahan selain yang sudah disebutkan di atas, yaitu membuat vlog dengan tema model pembelajaran yang dilakukan di sekolah masing-masing selama masa pandemi Covid-19.

Bagi kalian yang sudah terbiasa selfi-selfi dan joget-joget di depan kamera pasti gampanglah bikin vlog seperti itu. Cukup diedit dengan aplikasi yang bagus, jadilah vlog-nya. Sekarang banyak aplikasi edit video canggih yang tidak terlalu banyak memerlukan pengetahuan seputar editing video. Cukup dengan memasukkan file videonya, lalu gesek-gesek sedikit, jadilah barang itu. 

Tapi buatku, itu menjadi masalah yang besar. Bukan masalah edit-mengedit videonya. Itu sih, gampang. (sombong... hahaha). Masalahnya adalah pada ketika berakting di depan kamera. Bayangkan saja, selama ini aku paling malas (dibaca : grogi) kalau diminta berakting di depan kamera. Jangankan di dalam video, di suruh berfoto saja aku grogi. Apalagi diajak foto bareng oleh ibu-ibu atau cewek-cewek cantik. Wahh, groginya luar biasa, tuh. Hehehe.

Namun demi tugas pelatihan Pembatik Level 2 Tahun 2020 ini, kucobalah berakting di depan kamera. Mungkin ada lebih dari 10 kali ulang saat pengambilan gambar videonya. Selalu ada saja yang salah. Lupa kalimat naskahnya, terlalu tegang, volume suara terlalu kecil, latar belakang video yang kurang pas, dan lain sebagainya. 

Saat itu deadline untuk mengumpulkan tugas sudah mepet. Aku sudah hampir putus asa. Tapi kucoba bangkit lagi. Aku harus bisa bagaimanapun caranya. Maka pada video yang terakhir kuberusaha semaksimal mungkin agar hasilnya sempurna. Alhamdulillah, ternyata hasilnya masih hancur juga. Hehehe. Kalau mau lihat hasil akhirnya setelah dilakukan editing kalian dapat lihat disini. https://youtu.be/SRJXGLfNkhM

Ada bagian video yang suaranya hilang karena terkena klaim hak cipta atas musik yang menjadi latar belakang video. Oh iya, jangan lupa di-subscribe, di-like ya, dan dishare videonya ya. Hehehe.

Heran juga, mengapa video sejelek itu lolos di penilaian dewan jurinya. Gak ada bagus-bagusnya. 

Tapi ya, alhamdulillah. Akhirnya, aku dinyatakan lulus pelatihan Pembatik level 2 dan boleh lanjut ke pelatihan Pembatik level 3. Namaku ada di urutan ke-209 dari 296 orang peserta pelatihan Pembatik level 2 gelombang 7 yang lulus.



Yuk, lanjut ke level 3.